Sunday, November 17, 2019

MOTHERBOARD

Motherboard adalah suatu perangkat komputer yang menghubungkan setiap komponen-komponen komputer agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain seperti processor, video card, RAM, hard disk, dan lain sebagainya.

Fungsi motherboard

Motherboard berfungsi untuk menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer, motherboard mengemban tugas untuk menghubungkan bahasa kode antar perangkat keras agar dapat disinergikan menjadi sebuah aktivitas kerja perangkat komputer.


Bagian-bagian motherboard:








  1. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  2. Socket RAM/Slot Memori : Untuk menempatkan RAM/Memasang RAM.
  3. Northbridge : Sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
  4. Southbridge : Sebutan bagi komponen pembantu Northbridge.
  5. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas.
  6. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  7. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  8. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  9. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  10. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
  11. Port SATA : Merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Digunakan untuk menghubungkan Harddisk dengan sistem komputer.
  12. Port IDE : Merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  13. Port Floppy Disk : Untuk menghubungkan mediaremovable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket/Floppy Disk.
  14. Port Power/ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  15. Back Panel : Kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC.
  16. Port PS/2 Mouse : Untuk menghubungkan mouse dengan komputer/PC.
  17. Port PS/2 Keyboard : Untuk memasang keyboard.
  18. Port Paralel : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan lebar data 8 bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
  19. Port Serial : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun sekarang jarang digunakan
  20. Port SPDIF : Untuk menghubungkan komputer dengan perifelar audio seperti home theatre.
  21. Port Firewire : Untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti Audio capture atau streaming video.
  22. Port RJ45 : Untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
  23. Port USB : Untuk antarmuka dengan perifelar atau peralatan eksternal generasi baru menggantikan port paralel dan port serial.
  24. Port Audio : Untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.

IP ADDRESS

IP ADDRESS


IP Address (Internet Protocol Address) adalah nomor biner atau identitas numerik yang yang dipakai disetiap komputer agar komputer tersebut dapat saling berhubungan. IP Address terdiri dari 4 blok angka desimal dimana angka tersebut tidak boleh melebihi nilai 255. Sebenarnya komputer hanya mengirim dan menerima data dalam bentuk kode biner (hanya angka satu dan nol). IP Address yang terdapat dalam komputer juga merupakan sebuah kode biner yang di terjemahkan kedalam angka – angka .
Sebagai Contoh IP Address adalah :192.168.1.3 atau bisa juga dalam bentuk biner adalah : 11000000.10101000.00000001.00000011. IP Address memiliki 2 jenis yaitu IPv4 dan IPv6 . IPv4 atau IP versi 4 adalah IP yang memiliki panjang angka 32 bit sedangkan IPv6 atau IP versi 6 adalah IP yang memiliki panjang angka 128 bit. Terbentuknya IPv6 karna antisipasi dari melonjak nya pengguna internet dari hari ke hari untuk IPv4 bisa menampung host sebanyak 4.294.967.296 sedangkan IPv6 bisa menampung pangkat 4 dari IPv4.
IPv4 terbagi menjadi beberapa kelas,yaitu: Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Berikut adalah data pembagian kelas IP
Kelas A:
Nilai oktet pertama: 1 – 126
Bagian untuk Network Identifier : W
Bagian untuk Host Identifier : X.Y.Z
Jumlah jaringan maksimum : 126
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum :16.777.214
Kelas B:
Nilai oktet pertama: 127 – 191
Bagian untuk Network Identifier : W.X
Bagian untuk Host Identifier : Y.Z
Jumlah jaringan maksimum : 16.384
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : 65.534
Kelas C:
Nilai oktet pertama: 192 – 223
Bagian untuk Network Identifier : W.X.Y
Bagian untuk Host Identifier : Z
Jumlah jaringan maksimum : 2,097,152
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : 254
Kelas D
Nilai oktet pertama: 224 – 239
Bagian untuk Network Identifier : Multicast IP Address
Bagian untuk Host Identifier : Multicast IP Address
Jumlah jaringan maksimum : Multicast IP Address
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : Multicast IP Address
Kelas E
Nilai oktet pertama: 240 – 255
Bagian untuk Network Identifier : Dicadangkan; eksperimen
Bagian untuk Host Identifier : Dicadangkan; eksperimen
Jumlah jaringan maksimum : Dicadangkan; eksperimen
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : Dicadangkan; eksperimen